Hot News

Strategi Rossi Hanya Ampuh Buat Lawan… Tidak Buat Lorenzo…!!!

Valentino-Rossi RiderTua.Com— Setelah seri ke7 ini Kita lihat Valentino Rossi masih berada diperingkat teratas rider, namun menariknya dalam mencapai Podium dia jarang atau boleh dibilang tidak berada dalam front Row... walau dengan segudang pengalaman dan ke telatenan seorang Rossi maka dia bisa sambangi podium, bahkan pernah menang di Argentina... terbukti kondisi ini masih bisa buat bersaing dengan lawan-lawannya..semua rival yang berada di depan berhasil dilibas....tapiii..tidak dengan Lorenzo...tidak mempan buat Jorge...!!!


rossi-dovi-Marquez
Bahkan bisa disimpulkan jika benar nantinya gelar dunia lepas dari tangan Vale maka kelemahan saat kualifikasi ini bisa jadi penyebabnya…banyak waktu terbuang karena terhalang rider didepannya…dan itu sudah pasti akan menentukan posisinya saat paruh dua balapan… karena yang seharusnya bisa duel dengan Lorenzo, tapi harus kehilangan beberapa detik… toh motor mereka sama… Nyali…?… pengalaman…?..Skill….??? Tanya kenapa….!!
Rossi Lorenzo
Dengan kondisi Lorenzo yang sudah 100% maka tidak ada jalan lain bagi Rossi untuk menempel ketat atau berada di depan Lorenzo baik saat Kualifikasi atau Race… jika ingin Juara Dunia ke 10 direngkuhnya..
Saat seri terakhir kemarin memang ada perbedaan set-up antara M1 Lorenzo dan Rossi…dimana Lorenzo hanya merubah sedikit dari hasil data yang diperoleh saat latihan/pra race dibanding vale yang lebih banyak perubahan…mungkin jika Rossi pakai setup sama…akan lebih ngacir lagi dan mevet dengan Jorge kemarin… apa begono..?
Intinya Vale harus mendekati Lorenzo terus baik dalam setingan dan posisi saat kualifikasi…atau paling tidak “ngintip” rahasia Lorenzo..dan mengalahkannya…atau ntar Lorenzo minta tembok pembatas lagi…. ? 😀
lorenzo-rossi-wall garage

Iklan
About oldrider (5007 Articles)
KeepBrotherhood & Peace

18 Comments on Strategi Rossi Hanya Ampuh Buat Lawan… Tidak Buat Lorenzo…!!!

  1. cvnadagroup2017 // 17 Juni 2015 pukul 11:45 am // Balas

    like

  2. nyimak aja

  3. jangan sampe telat panas… kebiasaan mbah mbah…

    GIA siap hadirkan A350 XWB: http://wp.me/p1eQhG-1fL

  4. ” toh motor mereka sama” … nah itu baru fair dan tidak mencari2 alasan. Gw penggemar marquez dan spertinya gelarnya akan direbut oleh … HOHE!! And masalah di qualifikasi jangan dijadikan kambing terus, marc biarpun di pole thaun 2013 selalu tercecer saat start namun selalu bisa mengovertake yang didepan karena disanalah letak seni dan tantangannya, jadi waktu yang terbuang untuk pembalap didepan hanyalah lagi.. lagi alasan. Kalao marquez bisa kenapa rossi tidak??? Lagian bukannya lo yang selalu mengkritik stategi langsung tancap gas saat start min??? Strategi pasang badan dan cari kambing itu namanya!!

  5. Rossi gak usah dengerin fensboy nya yang pengen balapan menghibur, berani fight, cucuk cucukan… Juara dunia dengan cantik sih boleh asal menang terus, tapi pake cara pragmatis untuk mengejar kemenangan kadang dibutuhkan buat jurdun, Jamannya udah beda…. Kalo diturutin.. Kapan kawin nya…. Rossi perlu berguru ke jose mourinho

  6. pak rt setau saya dulu awalnya dibuatnya tembok pembatas bukan karena permintaan rossi maupun lorenzo, melainkan karena keduanya pakai 2 merk ban yang berbeda yang bertujuan untuk menjaga kerahasiaan data masing2 merk ban, meskipun dalam perjalanannya terjadi perseteruan diantara rossi dan lorenzo sehingga tembok pembatas tsb tetap dipertahankan

  7. Tampaknya Pak Lik Tino harus memperbaiki cara start nya.. hingga bisa “main main ” di depan..
    http://bakulkangkungjpr1.com/2015/06/17/moto-gp-tampaknya-tahun-ini-milik-yamaha/

  8. Sperti kata rossi di crash.net . sangat susah utk mengalahkan jorge klau start dari baris ke 3. Rossi perlu posisi bagus di kualifikasi.tpi juga
    Gak gampang krena
    Beberapa pembalap factory dg konsesi, yg juga cepat di kualifikasi memakai ban soft compound. Seperti pembalap suzuki diposisi start 1,2.

    Di level lorenzo sperti ini terlihat gak mudah utk rossi menekan kedepan. Perlu upaya lebih, supaya dpt dekat dibelakang motornya. sambil melihat situasi utk overtake. dg kecermatan rossi menunggu lawan berbuat kesalahan dan membuka line utk masuk.

    memang gk mudah bagi rossi, dimana jorge terlihat tdk membuat kesalahan di seri2 sebelumnya. jorge begitu solid & smooth masuk dan keluar tikungan.

    Tpi dlm balapan smua bisa terjdi…

  9. salam ndlosor jaya ahihihiiiii

  10. Berarti dulu yg minta tembok pembatas itu JL ya Pak RT ?

  11. brigdade jalan raya // 18 Juni 2015 pukul 4:38 am // Balas

    gaya balap lorenzo mengalir. jadi ga butuh power T. masih ingat ga kalo lorenzo saat tahun kemarin minta diturunkan top speednya. artinya lorenzo ogah kalo motor liar. karena efek power naik kemarin sempat agak liar sedikit. tapi bagi rossi tidak. hal ini mirip stoner. ya gaya balapnya suka sliding. dinamis. ga seperti lorenzo. terukur.

    mau minta power dengan insinyur yamaha, ya pusing insinyurnya. regulasi BBM dibatasi. kalo dinaikkan bisa liar. kan masih ingat tahun kemarin M1 suka mogok. dan ga cocok juga dengan lorenzo.

    sekarang lorenzo semakin kuat dengan pengereman yang bagus dan ssg yang full.

    jadi rossi di kualifikasi pun ga bakalan mampu berada di barisan depan. sebab juga open kelas dan pabrikan anak bawang.

  12. brigdade jalan raya // 18 Juni 2015 pukul 4:46 am // Balas

    oh iya T. rossi kan bukan pembalap utama (soalnya M1 lebih cepat oleh lorenzo dari awal lorenzo masuk). jadi frame, power, sesuai dengan kemauan lorenzo agar pembalap di bawahnya bisa cepat seperti doi.

    lucunya rossi ga mampu menyesuaikan kecepatan seperti rekannya. soalnya feeling rossi ada di ban depan 50% dan belakang 50% (analisa saya). sedang lorenzo 80% pada ban depan (efeknya badan lorenzo menempel ke tangki, rossi sudah coba tapi belum kuat feelingnya) dan ban belakang 20% persen (makanya M1 lorenzo anti sliding, marquez ingin motor seperti ini).

  13. brigdade jalan raya // 18 Juni 2015 pukul 5:15 am // Balas

    kelemahan lorenzo lagi T. karena doi spesialis feeling ban depan, makanya doi keteteran kalo ban depan tipe hard. kalopun pakai ban medium, kalo suhu panas sekali di akhir lap keteteran juga.

    tapi lorenzo ngacirnya bersih. brilian. tau bagaimana menghemat kompon ban. di pertengahan lap santai. lawan sedang berjibaku menyususul setelah duel.

    jadi brilian lorenzo adalah manfaatlan kpmpon ban yang fresh saat start buat ngacir.

    pembalap lain gak ada neh yang kek lorenzo. atau saya ga tau?

    atau lorenzo itu memang pembalap tercepat dengan paket yang ada di M1. jadi susah disentuh sejak awal balapan.

    kalopun ada yang bisa menutup race line doi itu pasti motor yang punya akselerasi. M1 oleh rossi (dalam sejarahnya rossi bukan jago start). jadi berat T buat rossi.

    rossi bisa kuat jadi juara jika hujan, cuaca panas yang bikin ban aus (ex: sirkuit pilihps island, sepang, apalagi? 🙂 ) ato susah kuat soal feeling ban depan. ato tim rossi sudah bisa meningkatkan power M1 tanpa mogok :mrgreen:

  14. pertanyaan nya apakah rossi mampu bersaing dg lorenzo?. seperti dia mengalahkan lorenzo di sirkuit catalunya 6 tahun lalu th 2009. kata rossi waktu di interview untuk fim dokumenter “fastest”, bagaimana dia mengalahkan lorenzo di tikungan terakhir 13 high speed corner :
    ” i have to brake a little beat later than him (lorenzo)but not too much, like 5 to 6 meters later….I dont know if i crash, if i crash , we go together…. at maximum braking when i go to the apex, i feel the front t tire go away, but the front stays ” … dan rossi duluan ke garis finish

    tentu rossi mampu utk kalah kan lorenzo, power mesin, torsi yg gak beda. dibangun oleh factory yamaha.mungkin beda di beberapa setingan elektronik untk kontrol traksi, anti wheelie sesuai keinginan masing2 pembalap. dan jga suspensi sesuai berat badan (suspension sag). fleksibilitas chasis bisa berbeda sesuai karakter si pembalap.

    yg beda nyata adalah nyali dan faktor keberuntungannya

    kalau rossi bisa kembali seperti dulu, dia akan ada kesempatan utk jadi juara dunia lgi….

    tapi dg umur bertambah, keberanianpun akan berkurang. itu tantangan yg dihadapi rossi. kalau ilmu balap/skill gak akan hilang.

    pembalap selevel rossi, sdh dibilang cukup. karena belum ada pembalap sesukses dia. Doohan adalah jawara GP500 dg 5 kali juara dunia. tpi doohan belum pernah bawa motogp jdi juara dunia. walaupun motogp itu jinak, dibandingkan motor gp500 yg brutal. doohan pilih pensiun di masa dia akan meraih juara dunia utk ke 6 kalinya, setelah mengalami crashed yg hebat th 1999.

    rossi pun demikian, dia gak akan ambil resiko yg lebih. pastinya rossi ingin pensiun dg badan yg sehat wal afiat. tdk seperti wayne rainey pensiun diatas kursi roda.

    Rossi sdh mendapatkan semua yg dimana gak semua pembalap bisa dapat 🙂

  15. seperti kata narator di film dokumenter ” Fastest ” untuk rossi :

    ” how many more races, how many more championships can he win. is he the greatest of all time? … time will tell ” ……but for every year you push your bike, your body to the limit, you push your luck to the limit as well. you cannot be the FASTEST forever ”

    Akan sampai saatnya nanti dimana rossi gak bisa lagi diposisi depan. itulah waktu dimana harus undur diri dari balap. doohan pensiun umur 34, rainey berhenti di umur 33

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: