Hot News

Paolo Ciabatti : Marc adalah Marc… Pembalap paling Berbakat di MotoGP..!!! Valentino Rossi Susah Bersaing….!!

Paolo Ciabatti RiderTua.Com—Bos Ducati Paolo Ciabatti yakin bahwa pembalap paling menjanjikan di musim ini adalah Marc Marquez dan Jorge Lorenzo, "Marc adalah pembalap yang fantastis - kata Ciabatti -.. walau sekarang sering crash dan memiliki beberapa kesulitan dengan motor baru Honda,namun dia tidak jauh dari barisan depan, dibanding tahun lalu tentunya sekarang dia banyak  mengalami crash, tapi Marc adalah Marc...akan bisa bersaing dengan  Lorenzo,keduanya adalah pembalap  paling berbakat di MotoGP," ujar manajer tim Ducati lagi....

jorge-lorenzo-marc-marquez

Jorge Lorenzo sedikit membuat kami takut akan kejuaraan, diMugello kami berharap dapat mengatasinya namun sayangnya Andrea Dovizioso mengalami masalah teknis sehingga tidak ada yang bisa menghentikannya…
Jika Andrea Iannone tidak cedera ada kemungkinan akan bisa fight dengan Lorenzo, Ducati memiliki rider dengan bakat besar seperti dia dan masih banyak waktu untuk berbuat lebih banyak lagi buat kejuaraan… tentunya setelah sembuh…
Menurut Ciabatti  mungkin tanpa masalah bahu dia bisa mengalahkan Jorge Lorenzo…!!!

Dovizioso-Marquez-Iannone-Pedrosa-Mugello-2015

Bagaimana menurut Paolo Ciabatti tentang Valentino Rossi, mungkin ini akan sedikit mengecewakan Valentino, tapi menurutnya betapa sulit untuk mengalahkan Lorenzo. …”Ini tidak mudah ketika Anda memiliki rekan setim seperti dia(Lorenzo)…”….

Apakah benar analisa bapaknya Ducati ini…apakah perlu “bantuan” Marquez buat menghambat perolehan Point Jorge…???

Iklan
About oldrider (5007 Articles)
KeepBrotherhood & Peace

39 Comments on Paolo Ciabatti : Marc adalah Marc… Pembalap paling Berbakat di MotoGP..!!! Valentino Rossi Susah Bersaing….!!

  1. Lorenzo koyone jurdun ki… momennya pas…

    Ciri oli Enduro asli Pertamina: http://wp.me/p1eQhG-13I

  2. Tuku tripleks lak. Nggo pasang sekat garasi Yamaha. Biar tambah panas… Joss

  3. sprtnya sulit bgi vr ntk menghentikan jl, kecuali marc kmbli ke perform aslinya, , ,

  4. Wajar…
    Usia beda jauh…
    Tapi kalau VR jurdun…
    Luar Biasa !

  5. Sperti lorenzo sampaikan th lalu di crashnet.com…marquez adalah pembalap yg sangat berbakat, dan sangat berani/nyali tinggi….maka itu marquez cepat.tpi itu menyebabkan resiko,yaitu crash di kecepatan tinggi.kata lorenzo, marquez berani ambil resiko itu.
    Th 1999 doohan mengalami crash luarbiasa.menyebabkan patah tulang di bnyk bagian badan. doohan langsung pensiun dg 5X juara dunia.
    Pembalap yg sdh lebih lama sperti lorenzo,pedrosa,rossi akan lebih cermat utk tdk mengambil resiko yg lebih tinggi.
    Kata wayne rainey juara 3X gp500, rossi disaat balapan sdh faham utk mengambil apa yg perlu dilakukan dan yg tdk perlu dilakukan.dlm arti safety lebih prioritas.

    30 th motor ninja :
    https://sepedamotorblok.wordpress.com

  6. klo pun jl pindah ke ducati, itu bukan hal yg wah lg ,ducati zamannya cs n vr bda jauh ma yg skrg,

  7. gmn ya klo rossi pindah ke wbsk apakah motogp akan sepi??

    • Rossi klau gk salah udh di interview.kata dia gk ada niat lgi utk pindah ke wsbk. Dulu pernah rossi bilang klau dia di motogp sdh gk bisa kompetitif lgi, udh gk kenceng lgi, dia mau pindah ke wsbk yg kecepatan dan power motornya di bawah motogp.

      Dg peraturan baru skarang motor wsbk jdi lebih pelan dri sebelumya.krena mesin motor harus mendekati spek standardnya.

  8. Kata lorenzo(crash.net) :” Semua bisa terjadi, mesin bisa bermasalah, kita bisa melakukan kesalahan dan marc bisa memenangkan balapan” .
    Balapan masih 12 seri lgi, jdi masih ada peluang utk marquez.walaupun gk mudah.krena klau hrc gk berhasil atasi problem torsi mesin yg kebesaran tsb, marquez harus merubah style balapnya,utk ngikutin karakter motor rcv nya.

  9. brigdade jalan raya // 6 Juni 2015 pukul 1:20 pm // Balas

    wah makin rame. lorenzo dan marquez memang alien calon legenda. haha. cuman mau tau pertengahan musim nanti apakah rossi sudah bisa elbowdown atau belum. atau dewi fortuna akan singgah ke pembalap tua tersebut :mrgreen:

    • Klau elbow down lebih kepada gaya si ridernya.gaya balap kadang susah utk dirubah dan gk memberikan pengaruh motor akan lebih cepat. Sama jga dg leg wave nya rossi,gk memberikan efek kestabilan motor waktu ngerem kuat mau masuk tikungan.
      Pertama kali yg elbow down adalah pembalap gp250 j p ruggia th 1988. Marquez wktu itu belum lahir. 🙂

  10. mgkin org dukati itu pngn marc gabung sm tim nya, ngoahahaha…

  11. brigdade jalan raya // 6 Juni 2015 pukul 3:20 pm // Balas

    @Arena Sepeda Motor: ada gan perubahannya. kan secara logika memang rider perlu posisi ke dalam saat motor bermomentum keluar. dan elbowdown itu menandakan speed dan kemiringan motor. semakin cepat, maka motor harus semakin miring. rider pasti dengan menurunkan elbow lebih mudah membaca keseimbangan. dan mudah membuat miring naik miring.

    //http://iwanbanaran.com/2014/09/30/bos-yamaha-gaya-balap-rossi-sekarang-mirip-marquez/

    kelihatan kecepatan rossi meningkat dari 2013 ke 2014 di beberapa balapan. pada saat itu M1 fokus kepada perubahan frame yang enak buat elbowdown. awapnya rossi ga biasa dan pakai frame lama. tapi akhirnya ganti yang baru dan enak tapi harus ganti gaya balap. rossi bermaksud kalo dia merasa feel roda depan semakin kuat diraskan dengan frame baru. jadi pede kalo masuk tikungan.

    ya betul sih. ngerubah gaya balap ga mudah. tapi mau tau saja mosok ga ada sejarahnya kalo seorang pembalap bisa gonta ganti gaya balap. ya mungkin perly hitungan tahunan dan kerja keras biar bisa. 🙂

    kalo zaman non elektronik, elbowdown ga signifikan pengaruhnya. liat aja lorenzo di sentul kelimpungan betot r25 😉

  12. menurut yg saya lihat di cycleworld.com seperti itu. jga rossi ,lorenzo dll tdk menyebut elbow down style sebagai faktor penting nambah kecepatan di corner.
    direktur racing technical ban michelin jga menyatakan bahwa touching elbow lebih pada style si pembalap dari pada lean angle.
    klau dilihat sebenarnya sudut kemiringan (lean angle ) motor marquez gak lebih dalem atau lebih miring derajatnya dari rider lain. hanya posisi badan/bahu marquez yg keluar dari motor lebih banyak,lebih mendekat ke apex di corner. ini membuat sikunya marquez menyentuh aspal.
    pembalap memakai slider disamping lutut sebagai referensi si pembalap utk mengetahui sudut kemiringan motor di corner, marquez menggunakan sikunya utk mengukur lean angle motor dg posisi badannya yg lebih jauh keluar dari motor.
    sudut kemiringan motor ada batas maksimum nya, yg harus diketahui oleh si pembalap waktu miring, klau lewat dari itu, ban gk akan bisa nahan motor lgi. motor bisa glosor.
    bagian ban yg paling di ujung adalah yg paling lunak dan hanya ditopang sedikit oleh struktur baja ban radial (radial carcass). pada posisi miring maksimum, daya cengkram ban pada titik paling lemahnya. sedikit torsi bisa membuat ban belakang spin. dg itu pembalap akan tegakkan dulu posisi motor nya utk buka gaz dan akselerasi keluar tikungan… 🙂

  13. Secara logika,,si mbah lg caper nih, biar lore n markus pindah k ducati, soale kan msh muda, Mereka kecewa karna vale g bisa bawa ducati juara.. , lagu lan mbah…

  14. 2-UL Kibul // 6 Juni 2015 pukul 6:37 pm // Balas

    jelas ada pengaruhnya
    elbowdown terlihat lebih efektif melahap tikungan dan itu bisa memangkas waktu walaupun cuma seperskian detik…

    tapi sepertinya elbowdown lebih efektif dilakukan dalam kecepatan tinggi untuk meminimalis resiko crash, intinya butuh skill khusus dan nyali super duper…

    🙂

  15. sekarang masih kena problem 😮

    —————————–
    Gandakan Akselerasi Kuda Besimu 😀
    http://rpmsuper.com/2015/06/06/rumah-kopling-6-kaki-lipatkan-akselerasi/

  16. brigdade jalan raya // 6 Juni 2015 pukul 10:43 pm // Balas

    @Arena Sepeda Motor: iya betul. elbowdown bukan faktor penting supaya lebih cepat di suatu atau sebuah tikungan. karena faktanya ga semua tikungan butuh elbowdown. dan casey stoner sudah membuktikannya (cukup motor berpower besar dan body saja yang dipaksa mendekat aspal agar bisa sliding kemudian mengatur kemiringan. rossi mengambil teknik ini. dan pada dasarnya semua pembalap). jadi elbowdown itu karena seorang pembalap bertubuh 170 cm lalu merebahkan bodynya, maka elbownya pun ikut mendekat aspal (dari sini elbowdown itu efek dari body 170 cm yang rebah ke aspal). lagi pula kalo perlu elbowdown di tikungan itu karena faktor tikungan yang agak menukik atau menanjak.

    kalo saya mengatakan perlu latihan elbowdown, bukan berarti sikut pembalap saja yang dilatih. hal itu memang ga ada pengaruhnya. tapi yang saya maksud adalah pembalap harus berusaha mencari celah (race line mungkin) untuk bisa masuk tikungan dengan cepat dan membiasakan body agar lebih rebah. saya singkat pembalap harus bisa elbowdown.

    dengan seringnya sikut bisa mendekati aspal, itu mengindikasikan kita bisa ajak cepat tuh motor.

    kita ga usah pungkiri rider tercepat semuanya biasa dengan body rebah sehingga elbowdown.

    rossi ga biasa elbowdown bisa karena doi ga berani menikung dengan cepat atau, rossi memang pembalap seperti stoner, sukanya sliding, tapi rossi di sini bukan jagonya sliding.

    kalo saya baca sih, rossi itu harus buang gaya slidingnya (makanya suka leg wave), selain karena M1 ga enak buat dibikin sliding (powernya kurang galak), rossi harus biarkan gaya balap yang memaksimalkan kecepatan di tikungan. dan yang pasti posisi rossi akan semakin miring dan mau ga mau elbow rossi akan mendekati aspal.

  17. brigdade jalan raya // 6 Juni 2015 pukul 10:50 pm // Balas

    tambahan 🙂

    duplikat rossi yang bisa dicontoh rossi sendiri adalah iannone. iannone selain ngefans rossi, gaya balapnya mirip mbah rossi. tapi body iannone bisa lebih masuk ke dalam. yang mencolok iannone itu jarang leg wave (bikin sliding ban belakang). ini nih yang harus dipelajari.

    • Sipz ..pembalap bisa full lean sampai 64 derajat hanya di slow atau tight corner yg speed nya gk tinggi… disaat motor sedang full miring,kedua ban menapak pd sisi paling atas adalah dimana siku marquez bisa nempel aspal.tpi jga saat bersamaan dimana daya cengkram /grip ban pd kondisi paling lemah. Pembalap akan menaikkan/negakkan motornya dulu sedikit utk mulai buka throttle dan akselerasi secepatnya keluar tikungan.dan itu dilakukan stelah melewati pertengahan corner dimana exit sdh terlihat didepan.
      Jdi disaat elbow down,ban pd titik terlemah,marquez gk akan akselerasi dulu sampai motornya dia tegakkan sedikit.
      Lorenzo sangat cepat, halus keluar masuk tikungannya.dan saat miring maksimum,posisi badan dan bahu lorenzo tdk keluar jauh dri motor sperti marquez…dg posisi badan yg beda,lorenzo bisa kenceng.
      Klau rossi dia udh jdi legend dg juara berkali-kali. mulai dri gp500 yg lebih brutal torsinya sampai motogp 4-tak dg elektronik canggih.jdi dia pasti faham dg gayanya dan kemampuannya sekarang.
      Krena utk tetap cepat , jga harus tetap dg kberanian terus-terusan. Biasanya rider akan menurun kberaniannya sejalan dg umur bertambah.skill tetap gk berubah,nyalinya yg berubah 🙂

  18. brigdade jalan raya // 7 Juni 2015 pukul 9:14 am // Balas

    @Arena Sepeda Motor: setuju. memang ga perlu akselerasi cuman panteng speed dan menyesuaikan dengan ritme tikungan, kalo melambat ya melambat. iya, itu titik terlemah ban.

    tapi posisi keluar dari motor justru menambah kuat feeling motor. dan pede ga jatuh.

    kalo lorenzo ga terlalu keluar, ya karena konfigurasi M1 lah ya. memang pembalap yamaha semua begitu.

    kalo RCV kan butuh usaha buat menikung. secara ga semudah M1 yang selalu mengalir di tikungan.

    liat aja CC di yamaha, ducati, honda kek apa gaya ridingnya. secara dia itu jago gonta ganti gaya balap dan jago jatuhin motor. hehe.

    tapi saya tetap mengambil teori dari insinyur yamaha sendiri. bahwa dengan merubah gaya balap sepeti rider2 sekarang (lebih rebah), maka hasilnya akan maksimal.

    *betul apa kata masbro, rossi di Aman motor bertorsi. rossi terbiasa dengan motor powerfull. begitu juga stoner. sembari rossi ngarepin sisa 1 lagi kekurangan M1 yaitu power akibat regulasi BBM di Motogp, mau ga mau harus bisa menutupi kekurangan doi.

    kalo seandainya power M1 lebih nendang, rossi yakin bisa mendekati lawannya saat keluar tikungan bukan masuk tikungan (maksud rossi saat clbk ke yamaha).

    tapi kalo M1 makin nendang, lorenzo akan tambah ngacir dong. hehe. secara M1 sekarang pengeremannya sudah ga masalah.

    yang sebelumnya lorenzo selalu memangkas top speednya 2 tahun lalu saat penereman M1 ga semumpuni sekarang.

    soal lean angle marquez, saya masih yakin lebih cepat dari stoner dan pedrosa akselerasinya. buktinya saat awal marquez masuk motogp sudah jebolin rekor. padahal rcv saat itu belum powerfull seperti sekarang.

    soal lean angle lagi, memang gitu masbro, ada tikungan yang ga harus rebah/elbowdown segala kalo mau cepat.

    oleh mastaufikTMCblog suka umbar review akselerasi pembalap motogp per sektor. kadang di suatu tikungan lorenzo cepat. tapi di suatu tikungan malah rossi yang cepat.

    • Ok sipz…bisa cek di keith code Superbike school,artikel2 tentang teori balap dll, bahwa elbow down bukan menjadi teori balap, lebih kpd style ridernya.
      kemiringan maksimum motor lorenzo,rossi sama dg sudut kemiringan marquez.klau sudutnya lebih dri itu,motor akan glosor masbro.ban gk bisa nahan lebih dri sudut tsb.
      Pembalap bisa full miring elbow down hanya di slow corner bentuk setengah lingkaran dll yg radiusnya gk besar. Speed gk tinggi tdk sperti di medium corner. Semakin cepat karakter tikungan,(medium-long high speed corner)semakin tegak si pembalap bawa motornya utk mendapat traksi maksimum ban.
      Dulu doohan punya style full miring yg sama sekali beda dg yg lain. Posisi badan dan bahu dia justru ke atas,bukannya ke bawah atau ke sisi dalam dekat ke apex. dan dg gaya sperti itu doohan lap timenya cepat.jdi elbow down tdk menjadi patokan atau jdi salah satu teori balap yg penting yg diajarkan di sekolah2 balap.
      Bisa masbro cek artikel2 teori balap jga dari pengamat balap luar … 🙂

  19. @bridade jalan raya….utk elbow down,pembalap supersport 600cc bisa jga.cuma di sentul gk ada slow corner yg radius stengah lingkaran dimana rider bisa lama di posisi miring maksimum.
    Pakai ban dot race sperti dunlop unbeaten 03 atau battlax R10 udh bisa elbow down.

  20. brigdade jalan raya // 7 Juni 2015 pukul 7:33 pm // Balas

    @Arena Sepeda Motor: ohh… masbro salah paham dengan saya 😉

    oke oke saya ga bilang elbowdown lagi deh. ntar tambah salah paham. lebih rebah maksud saya. baik di slow corner dan high corner.

    intinya dengan lebih rebah posisi rider loh (bukan motor) itu mengindikasikan motor bisa diakselerasikan dengan cepat (masuk tikungan cepat maksudnya).

    lihat aja masbro gaya riding lorenzo di masa jaya tahun 2009 dengan M1. mirip naik motor honda di beberapa tikungan. sekarang aja frame M1 bikin rider pede dengan ban depan. makanya lorenzo berani masuk tikungan dengan speed paling cepat secara kalem ga butuh gaya tubuh yang gimana gitu, kek pembalap honda gitu kan 😉

    nah, didukung frame bagus, dan kontrol traksi di balapan prototype, ya gaya balapnya harus berani rebah2an (bodynya bukan motornya kan ya).

    dengan lebih rebah bodynya kadan bikin elbowdown. apalagi badannya kek marco simonceli. secara rossi rendah sedikit dari simonceli. nahh.. yamg kasihan pedrosa ga pernah namanya bisa menyentuh aspal sikutnya (soalnya kalo maksimum rebah bodynya sikunya ya segitu-gitu aja jaraknya dengan aspal. motornya ya kalo dipaksa rebah bisa jatuh kan)

    dengan posisi rider lebih rebah bisa menentukan titik keseimbangan motor dengan percaya diri.

    saya juga membandingkan jika body tegak kek pembalap gp500, membetot M1 tahun 2015, apakah speednya sama dengan M1 jika dibawa oleh gaya ala rossi aja.

  21. brigdade jalan raya // 7 Juni 2015 pukul 7:42 pm // Balas

    *mudahan semua paham arti elbowdown yang saya maksud. coba saja teman2 artikan kneedown itu apa? apakah kalo knee ga nempel di aspal bisa dinamakan kneedown? :-/

    kalo pembalap kelas wahid biasanya jarang menempelkan kneenya di aspal. nah, bagaimana dengan elbowdown? apakah elbow yang tidak menempel di aspal bisa dinamakan elbowdown?

    makanya saya suka bilang istilah elbowdown buat pembalap motogp yang suka nurunin elbownya sejajar kneenya. hampir di semua tikungan (cepat dan lambat) hal itu mereka lakukan. jangan salah paham lagi neh kalo ada yang berpendapat sama kek saya.

    next saya bilang rebah body saja biar kita ga salah paham :mrgreen:

  22. brigdade jalan raya // 7 Juni 2015 pukul 8:39 pm // Balas

    ralat: lorenzo di tahun 2010 🙂

    • Klau pembalap gp500 cuma doohan aja yg style badannya berlawanan dg sudut kemiringan motor, pembalap lain nya termasuk rossi bawa nsr500, posisi badannya ke dalam mendekat ke apex di corner disaat motor miring maksimum…

      Ok sipz masbro…sy cuma sekedar baca2 aja dari media luar…klau ngerti mah enggak ….wkkkkk

  23. brigdade jalan raya // 8 Juni 2015 pukul 5:37 am // Balas

    @Arena Sepeda Motor: maksih masbro. asik memang kalo diskusi soal beginian. nanti biar pak RT bahas efek gaya sentrifugal di lintasan balap. ya kan T 😆

  24. susah bersaing di motor ducati gitu maksudnya bos?
    bila dibanding dovi + ianone??
    atau rosi yang gak pernah podium waktu pakai motor ducati???
    atau ducati merasa dikhianati valentino rosi yang notabane adalah orang itali dimana pabrikan motor tersebut berada?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: