Hot News

Lin Jarvis: Inilah Kesalahan Lorenzo dan Yamaha … Jangan diulang di 2015….!!!

lin-jarvis RiderTua.Com—Menurut Bos Tim Yamaha Lin Jarvis beberapa sebab dan kesalahan pada manajeman Yamaha berakibat pada prestasi yang ditorehkan Lorenzo di musim 2014 kurang bersinar dan ambles...beberapa penyebab itu adalah kondisi kesehatan Lorenzo, kurang harmonisnya ban baru bridgestone sebelum musim 2014 ....serta beberapa cedera Lorenzo disinyalir sebagai biang kerok menurunnya prestasi ... Kenapa sebetulnya hal itu tidak perlu terjadi..? karena walaupun dengan cedera itu Lorenzo masih sanggup melawan dengan hanya selisih 4 point di 2013....!!! Lalu apa yang terjadi dengan 2014 kok prestasi Lorenzo Drop banget...???

Yamaha Lorenzo Jorge Tes Sepang

 “Saya pikir apa yang terjadi tahun 2014 , adalah sebuah kesalahan yang dilakukan oleh Jorge Lorenzo dan Yamaha… Kita semua melihat penampilan Lorenzo di tahun 2013, dimana dia berjuang dan kembali kuat walau dengan kondisi patah tulang leher hingga perebutan gelar dunia dan hanya selisih empat poin.! … dengan asumsi di 2014 Lorenzo berada dalam kondisi yang lebih baik, maka ada hal lain yang menyebabkannya, selain masalah kondisi rider keputusan dalam menyikapi ban baru juga tidak tepat, pun masalah mesin M1 yang masih kalah dengan Honda saat itu… jadi bukan hanya kesalahan Lorenzo semata…”

Namun di 2015 Yamaha dan Lorenzo tidak akan membuat kesalahan yang sama, menurut Jarviz mereka siap 100%, persiapan dan kerja keras dilakukan Yamaha-Lorenzo-Rossi…demi menghadapi Marquez yang semakin matang-sempurna-talenta-sikap-kebugaran yang semakin dewasa…
Weleh demi menghadapai “bocah” saja mereka katanya hampir tidak pernah istirahat  dalam persiapannya…????

“Our riders have trained almost without a break.”……!!!

marquez

 

Iklan
About oldrider (5007 Articles)
KeepBrotherhood & Peace

17 Comments on Lin Jarvis: Inilah Kesalahan Lorenzo dan Yamaha … Jangan diulang di 2015….!!!

  1. cah ngapak:-) // 13 Maret 2015 pukul 12:55 pm // Balas

    marques malah kayaknya tanpa beban mbah…penting sing neng ngarepku ya tek uber nganti tek salip…heee

  2. ♚Slamet♚ // 13 Maret 2015 pukul 1:15 pm // Balas

    Ini bocah bukan sembarang bocah lho pak RT

    Gayane gas pontit klo race mau hbis yg bikin ane geleng2

  3. tp jgn diforsir latihane 😀

    ========================================
    Kawasaki Z250SL Dastardo …!!

    https://sketch51.wordpress.com/2015/03/13/kawasaki-z250sl-dastardo/

  4. statement ini malah jadi beban , terutama buat lorenzo,

    imho

  5. All out ,,, d sinyalir ada sessuatu yg d sembunyikan oleh yamaha yg bs jd kejutan bagi honda saat race nanti,,,

  6. pokoke gas poooollll rem pooolllll

  7. Pembalap Joss cuman sayang motornya M1 aka Memble One… Di kepret Honhon pembalap ingusan kmren sore yo MuooooooooooooooDhar..Moo

  8. sebenernya yamaha dan lorenzo gak salah…
    tapi yg salah itu honda dan marquez karena selalu kencang…

  9. montormu sing buosok mbah…. pembalape wis jozzzz….mau nyalahi pembalapnya….kalimatnya harusnya yamaha dulu baru pembalapnya….te!

  10. strategy kroyokan..hee..ee

  11. Kalau mau di bilang, sebetulnya beban terberat di musim 2014 ada pada lorenzo. bukan di Marc Marquez. Meskipun MM93 adalah sang juara dunia 2013 yang mana di tahun 2014 dia adalah juara bertahan. Efek beban itu terlihat sekali saat race pertama di qatar. Belum satu putaran lorenzo sudah dlosor. Dengan maksud sedari awal berada di depan pembalap lain, dia justru crash karena ban belum pada suhu optimal.
    Bukti kedua justru pada seri berikutnya di austin-texas. Saking berat beban yang di pikul lorenzo sampai-sampai membuyarkan konsentrasinya di saat start dengan melakukan jump start. Lagi-lagi karena keinginan untuk sedari awal berada di depan pembalap lain ia melakukan kesalahan fatal.
    Beda dengan Marc Marquez, urusan start apik dia bukan jagonya. Dia cuma bertahan sebaik mungkin di posisi yang sama dengan posisi start, bahkan tak jarang di salip pembalap lain. Tapi setelah bannya di suhu optimal, semua pembalap di depan akan di kejarnya.
    Mungkin Lorenzo harus mengubah mindset berperangnya di lintasan. Befikir seperti Rossi mungkin akan lebih baik.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: